PENGEMBANGAN LEMBAR KERJA SISWA (LKS) BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING (PBL) UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KREATIF DAN PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS SISWA SMK ISLAM 1 BLITAR
Keywords:
Lembar Kerja Siswa (LKS), Problem Based Learning (PBL)Abstract
Seiring dengan perkembangan kurikulum, sistem pelaksanaan pembelajaran yang semula menggunakan konsep teacher centered berubah menjadi student centered. Untuk mendukung pelaksanaan pembelajaran konsep student centered terdapat beragam model pembelajaran salah satunya yaitu model Problem Based Learning (PBL). Salah satu bahan ajar yang relevan untuk mendukung penerapan model Problem Based Learning (PBL) dan dapat digunakan dalam pembelajaran konsep student centered adalah Lembar Kerja Siswa (LKS). Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan pengembangan Lembar Kerja Siswa (LKS) berbasis Problem Based Learning (PBL) untuk meningkatkan kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa. Penelitian ini menggunakan model sistem pembelajaran ADDIE. Instrumen pengumpulan data pada penelitian ini menggunakan angket respon siswa yang diberikan kepada siswa untuk mengetahui keefektifan dan kepraktisan produk dan nilai hasil belajar siswa mengerjakan Lembar Kerja Siswa (LKS) dan soal tes untuk mengetahui meningkatnya kemampuan berpikir kreatif dan pemecahan masalah matematis siswa
References
Abdul, Majid. (2012). Perencanaan Pembelajaran. Bandung: Rosda Karya.
Alderfer, C. (2004). Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran dalam Nashar, H. Jakarta: Delia Press.
Andi, Prastowo. (2012). Metode Penelitian Kualitatif dalam Perspektif Rancangan Penelitian. Jogjakarta: Ar-ruzzmedia.
Andy, Prastowo. (2014). Panduan Kreatif Membuat Bahan Ajar Inovatif. Yogyakarta: Diva Press.
Anni, Tri, Catharina, dkk. (2002). Psikologi Belajar. Semarang: UPT UNNES Press.
Ansari, Bansu I dan Martinis Yamin. (2012). Taktik Mengembangkan Kemampuan Individual Siswa. Jakarta: GP Press Group.
Arikunto, Suharsimi. (2010). Prosedur Penelitian-Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.
Azra, Azyumardi. (2002). Paradigma Baru Pendidikan Nasional Rekonstruksi dan Demokratisasi. Jakarta: Buku Kompas.
Badan Standar Nasional Pendidikan. (2006). Kurikulum dalam Konteks. Jakarta: Badan Standar Nasional Pendidikan.
Bambang, Riyanto. (2012). Dasar-dasar Pembelanjaan, Edisi 4. Yogyakarta: BPFE.
Bohori, M., (2015). Pengaruh Lembar Kerja Siswa Berorientasi Pendekatan
Problem Based Learning (PBL) dalam Pembelajaran Fisika terhadap Pencapaian Kompetensi
Siswa. Jurnal Pillar of Physic Education, Vol. 1:161-168. DOI: 10.24036/1879171074.
Cunningham, Donald. J. (2004). Mind, Culture, and Activity no.2 vol.11. Indiana University.
Depdiknas. (2008). Panduan Pengembangan Bahan Ajar. Jakarta: Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar dan Menengah.
Depdiknas. (2009). Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.
Depdiknas. (2013). Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81A Tentang Implementasi Kurikulum. Jakarta: Pusat Kurikulum, Balitbang Depdiknas.
Fadillah. (2014). Implementasi Kurikulum 2013. Yogyakarta: Ar-Ruzz Media.
Fitriana, D., Yusuf, M., Susanti, E., (2016). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Menggunakan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) untuk Melihat Berpikir Kritis Siswa Materi Perbandingan. Jurnal Pendidikan Matematika, 10(2), 23-38. DOI: 10.22342/jpm.10.2.3629.23-38.
Hamzah, E., Yani, A., Nursangaji, A. (2019). Analisis Kesalahan Konsep dalam Menjawab Soal-Soal pada Materi Kesebangunan Menggunakan Certainty of Response Index. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Khatulistiwa, 8(11). Dari https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jpdpb/article/view/37595/75676584027
Herdiman, I., Jayanti, K., & Pertiwi, KA. (2018). Kemampuan Representasi Matematis Siswa SMP pada materi Kekongruenan dan Kesebangunan. Jurnal Elemen, 4(2), 216-229. Dari https://e-journal.hamzanwadi.ac.id/index.php/jel/article/view/539/pdf_8.
Hidayanti, Dwi. (2016). Pengembangan Lembar Kegiatan Siswa (LKS) Matematika dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) pada Pokok Bahasan Garis Singgung Lingkaran untuk SMP Kelas VIII. Jurnal Ilmiah Pendidikan Citra Bakti, V(3), 1. Dari http://www.ejournal.citrabakti.ac.id/index.php/jipcb/article/view/76/14.
Hosnan, M. (2014). Pendekatan Problem Based Learning (PBL) dan Kontekstual dalam Pembelajaran Abad 21, Cet. 2. Bogor: Ghalia Indonesia.
Ismanto, I., & Hartono, H. (2014). Keefektifan Model STAD dan Direct Learning Berdasarkan Prestasi dan Minat Belajar Matematika Materi Kesebangunan Bangun Datar. PHYTAGORAS: Jurnal Pendidikan Matematika, 9(2), 147-160. Dari https://journal.uny.ac.id/index.php/pythagoras/article/view/9076/pdf.
Lamapaha, YF. (2017). Pengembangan Lembar Kerja Siswa Berbasis Kontekstual Berorientasi Penalaran Problem Based Learning (PBL). Jurnal Pendidikan Matematika dan Sains, V(1), 58-68. Dari https://journal.uny.ac.id/index.php/jpms/article/view/13541/pdf.
Mulyatiningsih, E. (2012). Metode Penelitian Terapan Bidang Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Nashar, H. (2004). Peranan Motivasi dan Kemampuan Awal dalam Kegiatan Pembelajaran. Jakarta: Delia Press.
Septina, N., Farida, F., & Komarudin, K. (2018). Pengembangan Lembar Kerja Siswa dengan Pendekatan Problem Based Learning (PBL) Berbasis Kemampuan Pemecahan Masalah. Jurnal Tatsqif, 16(2). DOI: 20414/jtq.v16i2.200.
Sugiyono. (2010). Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.



